Sudah keluar surat penetapan NIkita Mirzani sebagai tersangka, dari Polres Serang Kota.

Ketika tau dari awak media, Nikita sangat terkeju bahkan tidak mengetahui akan adanya peredaran surat sebagai tersangka.

Nikita juga dapat surat yang di kirim pada tanggal 10 Juni, tetapi surat tersebut Nikita sebagai saksi. Bahkan Nikita belum terima surat yang sebagai tersangka, mengaku bingung karena surat yang terbaru pada tanggal 13 Juni Nikita dapet info tersebut dari wartawan. Padahal pada 15 Juni dilakukan pengepungan dari kepolisian dan Nikita sudah menjalankan panggilan kepolisian.

Tanggal terbit surat itu yakni 13 Juni 2022. Dalam surat yang sama, Nikita Mirzani dikenakan Pasal 27 sampai dengan Pasal 34.

Diancam dengan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) atau Pasal 36 juncto Pasal 51 ayat (2) Undang-undang (UU) Republik Indonesia (RI) nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008, tentang ITE dan atau penistaan fitnah dengan tulisan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311 KUHP.

“Kalau mau tau surat yang asli atau palsu, silahkan ke Polres Serang Kota,” kata Nikita.

Pemeriksaan kemarin yang dilakukan Nikita lebih banyak ngobrolnya, karena menurut Nikita Mirzani kasus ini kurang penting. Rencana Nikita pada Sabtu, 18 Juli ingin melaporkan balik kasus tersebut ke Propam sekitaran jam 12 siang.

Nikita merasa curiga, karena setaunya ketika ingin melaporkan kasus, biasanya melaporkan ke tempat sesuai dengan KTP/domisili.