Polres Metro Bekasi Kota masih mengusut kasus seorang remaja di Bekasi, Jawa Barat berinisial R (15) yang dirantai oleh orang tuanya sendiri. Polisi mengatakan ABG menyampaikan keluhan yang dialami melalui nyanyian.
“Kesehatan dan fisiknya kurus ya. Tapi dia masih sangat pintar, dia masih bisa bernyanyi, menyampaikan keluhan melalui nyanyian,” kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hengki, kepada wartawan, Jumat (22/7/2022). .
Hengki mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendalami informasi yang disampaikan oleh korban.
“Nanti kita juga butuh pendampingan dari KPAD semuanya, dalam hal menerjemahkan apa yang disampaikan adik kita R,” ujarnya.
Hengki belum bisa mengomentari dugaan penganiayaan yang dilakukan orang tua korban. Selain itu, saat ini status orang tua korban masih menjadi saksi.
Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil visum dari RS Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi untuk menentukan hal tersebut.
“Ya statusnya masih saksi. Karena hasil visum belum ada. (Tentang dugaan penganiayaan) Nanti kita berbasis di rumah sakit ya,” jelasnya.
Ia berharap hasil visum keluar hari ini sehingga dapat mendukung proses penyidikan. Selain itu, dalam kasus ini polisi juga akan memeriksa beberapa saksi.
“Tadi dari ahli, KPAD, tetangga yang melihat dulu, ada yang di Jatikramat, Jatiasih, Bu Wati. Nanti kita cek,” ujarnya.