Walaupun sudah lewat 14 hari, jasad Eril masih utuh lengkap, tidak kurang satu apapun, wajah rapih menengok ke kanan. Jasadnya pun wangi daun eucalyptus. Keluarga sangat mensyukuri akan ditemukannya jasad Putra sulungnya.

Eucalyptus adalah pohon yang banyak digunakan dan mengandung khasiat obatnya. Meskipun asli Australia, pohon populer ini sekarang tumbuh di banyak wilayah di dunia. Pohon ini memiliki kulit kayu yang mengandung getah, batang panjang, dan daun melingkar yang sulit dicerna jika dimakan utuh. Namun, daun ini bisa dibuat menjadi teh yang aman untuk dikonsumsi.

Beberapa faktor yang menyebabkan jasad Eril utuh dan wangi Eucalyptus kemungkinan disebabakan karena kondisi air sungai Aare memiliki temparatur rendah dan sekelilingnya banyak pohon Eucaltptus. Eril hanyut pada tanggal 26 Mei 2022, ketika berenang bersama teman dan adik perempuannya. Setelah 14 hari hanyut terbawa arus, jenazah Eril ditemukan pada tanggal 9 Juni 2022 di Pintu Air Enghalde.