Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak menyatakan Rizieq Shihab belum membahas langkah politik Pilkada 2024 dan Pilkada pasca pembebasan bersyarat pada Rabu 20 Juli 2022. orang-orang yang menjemput mantan Imam Besar Front Persaudaraan Islam (Front of Islamic Brotherhood). FPI) di Rutan Negara Cipinang.
“Kami belum membicarakannya dan kami belum berpikir serius untuk mengambil langkah politik karena masih jauh,” katanya melalui telepon, Kamis, 21 Juli 2022.
Yusuf juga mengatakan tidak ada ucapan selamat dari tokoh politik, khususnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. “Sampai sekarang belum ada karena tidak ada komunikasi, jadi tidak ada,” kata Yusuf.
Menurutnya, pelepasan dilakukan sesuai prosedur, tidak ada intervensi atau peran dari siapapun. “Sesuai prosedurnya, dia menjalani satu tahun enam bulan. Dan, sesuai prosedur dan dia mendapat remisi dan seterusnya, ya sesuai,” katanya.
Yusuf juga mengatakan bahwa selama proses tersebut Rizieq Shihab taat hukum. Selain itu, Rizieq juga dikatakan telah memberikan banyak manfaat selama ditahan di Rutan Kelas 1 Cipinang. “Dia ada di sana untuk memberikan pendidikan, mengajarkan agama, akhlak, dan sebagainya. Dan memberikan hal-hal yang bermanfaat,” ujarnya.
Yusuf menjelaskan, saat ini Imam Besar FPI tidak memiliki banyak kegiatan, dan hanya sebatas berkumpul dengan keluarga. Nanti, lanjutnya, kalau ada waktu luang, mungkin menerima tamu dari luar, itu terbatas. “Karena banyak pekerjaan yang tertunda sementara. Dia harus berkonsentrasi di markas syariahnya di Megamendung dan sebagainya,” kata Yusuf.
Anies Baswedan Berkunjung ke Rumah Rizieq Shihab yang Baru Pulang dari Arab Saudi