Rumah Nikita Mirzani kembali didatangi polisi dari Polres Serang. Padahal Nikita Mirzani sedang tidak ada di rumah. Polisi dari Polres Serang Kota mendatangi rumah Nikita Mirzani di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan. Pencarian masih atas laporan Dito Mahendra.
“Saya engga bisa berhubungan dengan Niki dari kemarin setelah saya menemani Nikita ada jadi saksi di persidangan,” ucap Fitri Salhuteru.
Penggeledahan tersebut merupakan buntut dari kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Dito Mahendra. Sahabat Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru, mengatakan hingga kini janda tiga anak itu tidak mengetahui rumahnya digeledah polisi. Saat ditemui di rumah Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru mengatakan bahwa temannya sedang bekerja dan tidak bisa dihubungi.
“Nih, dia kesini ada Azka, Arkana, Loli, si Arkana itu gemeteran. Azka sampai nangis. Azka tanya, itu polisi mau ngapain? Kenapa?,” sambung Mail.
“Loli didorong juga. Jadi yaudah, kita semua ada rekamannya.”
Dalam penggeledahan, polisi mengamankan barang bukti berupa iPad milik Nikita Mirzani. Sementara itu, suasana saat penggeledahan diungkap asisten Nikita Mirzani, Mail Syahputra. Menurut Mail, penggeledahan dilakukan sekitar pukul 11.30 WIB.
Saat itu, ketiga anak Nikita sedang berada di rumah. Melihat pencarian tersebut, kata Mail, anak Nikita sempat menangis ketakutan. Mail menjelaskan, suasana pencarian sempat memanas setelah anak sulung Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry atau Loly, berusaha mempertahankan iPad ibunya. Hal ini menyebabkan polisi mendorong Loly menjauh.